Pertama Bertemu
Di sebuah kafe kecil di sudut kota, Gilang salah mengantar pesanan ke meja Mira. Bukannya marah, Mira tertawa — dan obrolan tentang kopi itu berlanjut sampai kafe tutup.
Dengan penuh syukur dan kebahagiaan, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dan memberikan doa restu pada hari pernikahan kami.
Di sebuah kafe kecil di sudut kota, Gilang salah mengantar pesanan ke meja Mira. Bukannya marah, Mira tertawa — dan obrolan tentang kopi itu berlanjut sampai kafe tutup.
Dua tahun berteman, kami saling menjadi tempat pulang untuk segala cerita. Suatu malam kami sama-sama sadar, perasaan ini sudah lama bukan lagi sekadar persahabatan.
Pekerjaan membawa kami ke kota yang berbeda selama setahun. Jarak itu justru mengajari kami hal terpenting: rindu yang dirawat dengan setia akan selalu menemukan jalan pulang.
Di lorong neon tempat kencan pertama kami, Gilang berlutut dengan cincin yang ia sembunyikan berbulan-bulan. Mira menjawab ya sambil tertawa — karena jawabannya memang sudah lama ia simpan.






Video menyusul — cuplikan prewedding akan segera hadir di sini.
Bagi yang tidak dapat hadir secara langsung, saksikan momen bahagia kami melalui siaran langsung pada hari pernikahan.

BCA
1122334455
a.n. Gilang Ramadhan
MANDIRI
5566778899
a.n. Mira Kusuma
Dari hati yang paling dalam, terima kasih untuk setiap doa, restu, dan kehadiranmu di hari bahagia kami.

Terima kasih atas doa, restu, dan kehadiranmu di hari bahagia kami. Sampai jumpa di hari pernikahan kami.